Di Dukuh Simonet dan Pantairejo, Kabupaten Pekalongan, air laut tidak lagi datang dan pergi. Air laut sudah menetap di rumah, sawah, dan jalan yang dulu kering kini terendam permanen, bukan karena banjir musiman, tapi karena kombinasi kenaikan muka air laut dan penurunan muka tanah yang terus berlangsung setiap tahun. Fenomena ini dikenal sebagai “Genangan Pesisir Permanen (GPP)”, dan wilayah pesisir utara Jawa Tengah kini menjadi salah satu titik paling terdampak di Indonesia.